Book 2 Bab 14

1454 Kata

Lengkingan itu mengalun dengan keras namun segera terhenti saat Xavier mulai mendekatkan ujung pena lancip di leher gadis itu. “Kenapa berhenti?” Xavier menyeringai, “Ayo berteriaklah lebih keras dan buat semua orang yang berada di rumah ingin bangun dan melihat bagaimana kami menghukum gadis mengerikan sepertimu, Nandya!” jemari Xavier lantas menjambak surai Nandya, memaksa gadis yang bergetar ketakutan itu untuk menatap matanya. “Ampun…” “Maaf…” “Aku mohon lepaskan aku, aku takut!” suara itu mencicit kecil disertai air matanya yang berlinang. “Kenapa kau malah menangis?” Xavier berbisik dicuping telinga gadis itu, “Saya tidak memerintahkan kamu untuk menangis seperti bayi Nandya!” “Karena hukumanmu belum selesai.” Xavier lantas meminta Daniel mengeluarkan obat yang sudah dia siapka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN