22

1687 Kata

“ Ya..” Bibir berwarna cerry itu membeku, menatap sosok paruh baya yang berdiri didepan unitnya, membungkuk dengan hormat. “ Selamat pagi Nona!” Dengan cepat jemari itu meraih handle pintu, berniat menutup pintu namun dengan cepat Bahar menghalaunya, tidak sepenuh tenaga karena tahu itu akan berbahaya untuk wanita hamil itu. “ Saya hanya ingin berbicara dengan anda sebentar Nona, izinkanlah saya masuk!” “ Tidak! Pergi!” calon ibu itu ketakutan, wajahnya mulai pias dengan air mata mulai menggenang. “ Saya hanya sebentar nona! Saya berjanji, saya tidak akan macam- macam! Hanya sebentar saja, Nona.” pria paruh baya itu tersenyum menenangkan, membuat Mutiara lemah dan membukakan pintu untuknya Dan kini kedua orang itu sudah duduk diatas sofa diruang tamu dengan sebuah teh hangat serta k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN