Malam pertama

1804 Kata

Wajah Mutiara memerah padam dengan bibir saling menggingit menahan emosi. Kurang ajar dan tidak punya malu, bayangkan saja Xavier mencium Mutiara didepan umum dengan penuh nafsu, apa pria satu itu tidak melihat tatapan syok semua orang yang ada disana! Setelah acara Ijab Kabul selesai kedua pengantin itu digiring masuk kedalam kamar untuk beristirahat sejenak karena sore nanti akan diadakan resepsi serta ramah tamah dengan beberapa kolega penting dari kedua belah pihak. Mutiara, telah mengganti bajunya dengan gaun gaun brokat warna gading yang bertaburan swarowsky disekitar d*danya, gaun yang sengaja dipesan special oleh Mitch Wijaya dari desaigner ternama, sedikit berlebihan memang namun pria tua satu itu dengan ponggahnya berujar, “ Saya tidak mau tamu kolega kita berpikiran sebagai ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN