Manic hitam itu mengerjap secara perlahan kemudian bangkit dari posisi tidur monoton yang membuat seluruh tubuh gendutnya itu pegal. Setelah bersusah payah bangun dan berjalan menuju kamar mandi, wanita itu keluar dari dalam kamar utama dan berjalan menuju dapur. Setelah tidak lagi berkuliah, wanita satu itu berusaha mencari kesibukan sendiri, seperti masak misalnya meskipun sang kepala pelayan di rumah besar itu berusaha melarangnya dengan alasan Tuan mereka akan marah jika Mutiara melakukan hal itu. “ Tenang saja, apapun yang saya lakukan dia tidak akan marah apalagi perduli!” ujarnya penuh senyum sembari membersihkan daging ayam untuk dibuat opor. “ Tapi Nyonya..” “ Biar saya saja yang menyelesaikan semua ini, anda masaklah masakan yang lain saja!” “ Baiklah!” kepala pelayan itu

