Kecurigaan Maura

1208 Kata

Maura menatap intens pada pria yang duduk tak jauh dari tempatnya sekarang. Gurat kecewa terlihat jelas pada raut wajah cantiknya. Dadanya berdenyut nyeri saat pikirannya melayang, membayangkan jika apa yang saat ini terlintas tentang Airin dan Raldo adalah benar. “Sudah aku bilang, kita sewa jasa WO profesional” Raldo memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku celana, ia baru saja mengirim banyak pesan pada Airin. Sekarang hanya berharap jika gadis itu akan segera membalas semua pesannya. Pria itu berdiri, tapi sama sekali tidak melihat pada Maura yang sedang duduk bersama mamanya. Ia justru berjalan menuju anak tangga, meninggalkan kedua orang tuanya bersama Maura di ruang tengah. “Mau ke mana kamu?” tanya Sinta sambil menatap putranya itu. Tak menoleh, Raldo masih tetap berjalan da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN