Bayu duduk sambil membuang pandangannya ke arah lain. Terlihat sedang memikirkan sesuatu dalam guratan wajahnya. Sebuah tepukan di pundak sedikit membuatnya merasa terkejut. “Apa yang sedang kamu pikirkan? Sepertinya itu hal yang sangat penting, aku belum pernah melihatmu gelisah seperti ini?” tanya Rendi, salah satu temannya sambil duduk di kursi kosong yang ada di sebelahnya. Ya, selepas dari Cafe tempat ia tidak sengaja bertemu dengan Airin dan Imelda, Bayu memutuskan untuk pergi ke salah satu Bar yang hanya buka siang hari untuk member tertentu. Bayu mengambil gelas kristal kecil berisi wiski yang ada di atas mini bar. Menghabiskannya dalam sekali tenggak lalu meletakkan kembali gelas kosong ke atas meja. “Hmm ... apa ini berhubungan dengan kedua gadis di Cafe tadi?” tebak teman Ba

