Raya mengerutkan keningnya saat merasakan bibirnya tengah dikecup oleh seseorang. Matanya yang masih terpejam pun mendadak ia buka lebar, ketika bibir bawahnya juga terasa disedot kuat-kuat. Bahkan, rasanya hampir ditelan. "Aw. Aw. Aw. Sakit. Sakit," protes Raya sambil memukul kedua pundak Dean yang ternyata sudah menindihnya. Akhirnya Dean melepaskan bibir sang istri. "Ish. Apaan sih kamu. Baru juga aku tidur sebentar. Masih kurang apa yang kamu lakukan tadi di kamar mandi?" omel Raya kesal. Bukannya menjauh, Dean malah kembali mencium bibir Raya. Perlahan tapi pasti Dean berusaha membuka rongga mulut yang selama ini selalu tertutup rapat untuknya. Karena tidak kuasa menahan serangan Dean yang kembali terasa lembut. Tanpa disadari Raya membuka mulutnya dan membiarkan Dean mengeksplorasi

