"Mas, bolehkan nanti aku ajak Claudia main ke rumah? Sekalian bahas yang waktu itu." Satu minggu berlalu, akhirnya Raga menyetujui permintaan sang istri untuk membantu temannya bekerja di perusahaan miliknya. Meskipun Claudia adalah sahabat istrinya, Raga tetap saja tidak bisa menerima pegawai baru dengan mudah. Claudia harus melewati serangkaian interview yang biasa di lakukan calon pegawai di perusahaannya. Raga mengangguk, meskipun sedikit keberatan tapi jika Jiwa yang meminta mau bagaimana lagi? "Claudia aja, enggak ada teman laki laki. Apalagi Raka, mas enggak akan kasih izin dia masuk ke rumah kita." "Iya cuma Claudia aja kok mas," Mereka berdua keluar dari kamar, hari ini Raga tidak sempat sarapan dan memilih membawa dua bekal dari rumah. Sekalian untuk makan siang. "Kalau dia

