Perempuan penggoda

1716 Kata

Sepanjang perjalanan, Raga tidak melepaskan genggaman tangannya. Laki laki itu begitu senang saat Jiwa mau ikut ke kantor, hari ini Raga akan mengenalkan Jiwa sebagai istrinya. Agar semua karyawan kantor tidak lagi menganggapnya tidak laku. Sebenarnya itu hanyalah sebuah candaan, mana berani bawahan mengejek atasannya tidak laku. Bisa di pecat mereka sampai hal itu terjadi. Raga tidak henti hentinya tersenyum, malah membuat Jiwa merinding. Memang jika saat tersenyum, kadar ketampanan Raga bertambah. Namun, terlalu lama tersenyum Jiwa menjadi curiga jika suaminya mengalami gangguan Jiwa. "Dari tadi senyum sendiri," ejek Jiwa, apa penyebab senyuman laki laki di sampingnya terus mengembang. "Mas lagi seneng." "Kenapa? Hari ini gajian ya?" tanya Jiwa dengan polosnya, memang apalagi yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN