Senangkahlah anak dan istrimu karena mereka lebih berhak atas kebaikanmu Binar menangis dalam diam. Berkali-kali ia menyeka airmatanya. Sementara Riana terus memberikan support untuk Binar. Dan airmata Binar semakin berderai saat menatap foto di layar ponsel Riana. Foto itu Riana dapatkan dari anggota grup. Keduanya tampak tersenyum walaupun Arlan tidak memperhatikan kamera yang sedang membidiknya. Binar ingat, malam itu ia meninggalkan Arlan. Mengobrol bersama Riana dan akhirnya bertemu dengan Mario. 'Apakah kamu bahagia bertemu lagi dengannya?' Batin Binar. Nyeri di dalam hatinya begitu terasa, apalagi selama ini Arlan tidak pernah bercerita soal Marsha dan pertemuan mereka. "Marsha itu ternyata sepupunya Jesica," jelas Riana sambil menscroll layar hpnya da
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


