Pak Harris bersama dengan Andreas tengah membereskan dokumen-dokumen yang hendak dibawanya pergi ke luar kota. Pak Harris sudah terlalu lama berada di Jakarta dan meninggalkan semua pekerjaannya di luar kota. Dia juga lama meninggalkan istri keduanya tanpa kabar berita. “Andreas, sudah siap semua?” tanya Pak Harris pada asisten pribadinya. Andreas pun menjawab, “Sudah, Pak. Kita akan tepat waktu tiba di bandara.” “Baiklah, kita berangkat sekarang.” Namun, saat Pak Harris dan Andreas melangkahkan kaki mereka menuju pintu keluar ruangan, dari luar seseorang membuka pintu tersebut. “Mau pergi ke mana kamu?” tanya Bu Anne yang muncul dari balik pintu bersama sekretarisnya. “Anne, aku harus pergi sekarang. Aku akan kembali lagi ke sini dua minggu dari sekarang,” jawab Pak Harris pada sang

