Chapter 36 - Peringatan Keras

1642 Kata

Dewa tergugu. Dia sangat mengetahui jika Pak Harris sama seperti Ibu Anne yang bisa mencari tahu segala informasi dengan menyewa mata-mata profesional. "Apa benar begitu, Dewa?" Pak Harris mendesak Dewa untuk segera menjawab pertanyaannya. "Benar, Pak." Setelah mengumpulkan segenap keberanian akhirnya Dewa menjawab Pak Harris dengan kebohongan dan sandiwara yang sedang dia mainkan. Pak Harris tersenyum picik. Tangannya menengadah pada Andreas yang setia berdiri di belakangnya. "Berikan saya berkas yang tadi," pinta Pak Harris kemudian. Diberikan ke atas tangan Pak Harris sebuah map coklat berisi laporan pengintaian orang mata-mata sewaannya. Termasuk data pendonor untuk Iva. "Di dalam map ini ada data dua orang yang mendonorkan darahnya untuk Iva. Setelah saya baca tidak ada nama kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN