Chapter 20 - Hanya Sandiwara

2175 Kata

Setelah pertemuan mendadak yang diadakan oleh Ibu Anne telah selsesai, Enzi juga langsung kembali ke ruangannya. Namun, Bella mengikutinya dan memilih menunggu Enzi hingga jam kerjanya berakhir nanti sore. Sedangkan Ibu Anne dan sekretarisnya juga sudah tidak ada di perusahaan tersebut. Datang secara tiba-tiba, pergi pun tanpa pamit. Di dalam ruangan Enzi, Bella duduk di sebuah sofa yang berada sisi ruangan dekat jendela. Di depan sofa tersebut terdapat sebuah meja kecil berbentuk oval, dan tersedia beberapa jenis kudapan di atasnya. Bella mengarahkan pandangannya lurus ke arah Enzi. Memperhatikan kekasih hasil perjodohannya itu dengan seksama. Mata Enzi yang tajam kini sangat fokus memperhatikan layar laptop di depannya. Hidung Enzi yang macung menambah ketampanannya di mata Bella. Belu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN