Chapter 40 - Sikap Penuh Tanda Tanya

1860 Kata

“Iva, katakan padaku apa saja yang sudah kamu bicarakan dengan pria itu!” pinta Enzi berseru. Mata Iva mendelik. Pria yang sudah membuatnya hampir menginjakkan kakinya di akhirat kini sudah berdiri tegak dengan pandangan matanya yang sama seperti sebelum-sebelumnya. Namun, Iva menyunggingkan senyum hangat padanya. “Kamu sudah makan? Mau kusiapkan makanan?” tanyanya dengan manis, membuat dahi Enzi berkernyit. “Iva? Jangan mengajakku bercanda. Kita sedang membahas pria itu, kenapa kamu langsung bersikap manis dan menawariku makan?” balas Enzi menanyakan sikap manis Iva padanya. Kemudian Iva menarik lengan Enzi, membawa pria itu untuk duduk di sofa. “Kita akan membicarakannya sambil makan. Biar tidak terlalu tegang seperti ini. Lagipula bukankah sudah seharusnya seorang wanita menunjukkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN