"Lo yakin? Bisa?" Hasan terkejut mendapati Andre yang ternyata tidak tidur semalaman dan memilih Menonton di depan TV. Keadaan pakaian sangat kacau. Padahal hari ini mereka akan bertemu dengan Klien mereka untuk membicarakan produk mereka di pasar internasional. "Gue cuma butuh waktu mandi dulu, San. Wait!" Andre dengan terburu-buru masuk ke dalam kamar mandi setelah mengambil beberapa pakaian nya yang berada di kamar Kia. Kia sendiri masih tertidur. Hasan duduk sambil menghela napas panjangnya. "Lo bisa sekacau ini, artinya lo memang terlalu mencintai dia?" Hasan menoleh saat ada bunyi bel dari pintu masuk. Ia kembali beranjak ke arah depan pintu. Dilihatnya hanya seorang pegawai hotel yang membawakan sarapan pagi untuk mereka. "Pagi, Pak. Ini menu sarapan pagi yang sudah kami si

