paginya Adi terbangun dari lelapnya setelah pertempuran semalam. perlahan dia membuka matanya menyapu seluruh sudut ruangan sepertinya Adi mencari sesuatu tapi tak kunjung dia temukan, kemana perginya Erni sepagi ini ya? tanya Adi dalam hati dengan rasa penasaran. sekonyong-konyong terdengar percikan air dari arah kamar mandi yg terhubung dengan kamar tidur tersebut. perlahan Adi bangkit dan berjalan menuju arah datangnya suara tersebut yaitu kamar mandi. sesampainya di pintu kamar mandi Adi berhenti yg sepertinya pintu kamar mandi itu memang sengaja tidak ditutup rapat. Adi agak ragu untuk langsung masuk takutnya ada orang lain di dalam bukannya Erni. di ketuknya pintu tersebut sambil menyapa orang yg sepertinya sedang mandi di dalam sana. tok..tok..tok.. ada orang didalam? ucap Adi pelan. iya sayaaang.... sini masuk, kita mandi bareng yuk" sahut orang didalam yg ternyata adalah Erni. perlahan pintu kamar mandi terbuka kemudian Erni dengan pelan menarik tangan Adi, Adipun mengikuti ajakan istrinya itu. sesampainya dikamar mandi Erni yg masih telanjang memeluk Adi dengan mesranya. sekali lagi mereka melakukan hal yg serupa seperti tadi malam, ternyata hasrat keduanya masih menggebu-gebu. setelah hasrat mereka terpuaskan mereka pun mandi dan saling menyabuni satu sama lain bergantian diiringi derai gelak tawa yg sangat bahagia. selesai mandi mereka berdua beranjak keruang tamu untuk sarapan. dimeja telah tersedia bermacam menu untuk mereka santap pagi ini. ternyata sebelum mandi Erni terlebih dahulu mempersiapkan segala sesuatunya. ini masakan spesial untuk suamiku tersayang, semoga sayang suka ya" ucap Erni pada Adi sambil tersunging senyum di bibirnya yg bergincu merah jambu yg membuat senyuman nya tambah manis. makasi ya istriku sayang, udah siapin semua ini, aku pasti sangat suka dengan masakanmu yg sepertinya semuanya enak. membuat aku menjadi tidak sabar ingin mencicipinya"balas Adi. Erni kemudian mengambilkan satu persatu masakan kepiring lalu menyerahkannya pada Adi yg duduk di sebelahnya kemudian menyediakan satu porsi lagi untuk dirinya, namun Adi melarangnya dengan pelan. sayang! kita makannya satu piring berdua aja yuk... pengen deh nyuapi dan di suapin kamu sayang, boleh ya?. iya deh suamiku yg manja yuk kita sarapan dulu" balas Erni sambil nyiapin Adi. ternyata masakan Erni cukup enak. buktinya Adi sangat lahap saat menyantap makanan yg di suapuin Erni. Adi kagum pada Erni yg ternyata selain cantik dia juga ada sangat pintar masak. seharian mereka sepakat untuk beristirahat dirumah menikmati momen kebersamaan mereka yg baru saja di mulai sebagai pasangan suami istri. aura kebahagiaan terpancar di wajah Adi dan juga Erni. hari berlalu tanpa terasa, siang pun telah berganti dengan malam. seminggu sudah mereka telah resmi menjadi suami istri, hari hari yg mereka lalui dengan penuh keceriaan, saat dirumah maupun saat mereka berada diluar sekalipun. Erni sebagai seorang istri sangat telaten melakukan kewajibannya terhadap Adi, mulai dari menyediakan makanan yg lezat. mempersiapkan pakaian untuk Adi, bahkan saat urusan kamar pun Erni selalu berusaha melayani Adi dengan sebaik baiknya meski tubuhnya terasa letih tapi dia tetap berusaha untuk menyenangkan hati sang suami. Adi juga demikian dia selalu membantu pekerjaan istrinya di rumah, dari mencuci memasak serta membersihkan rumah. mereka sangat bersyukur telah dipertemukan serta di satukan dalam bahtera rumah tangga. Adi yg semulanya minta cuti dari pekerjaan untuk waktu dua Minggu dikarenakan mempersiapkan pernikahannya kini sudah mulai kembali kerutinitas nya. pagi itu setelah mandi dan sarapan bersama Erni,adi pun berangkat bekerja, setelah pamit pada istrinya itu. Erni melepas hari pertama Adi bekerja kembali dengan senyuman serta dengan kata kata memberi semangat buat Adi. hati hati dijalan ya suamiku dan yg semangat ya sayang dalam bekerja"ucap Erni sambil mencium tangan Adi. iya istriku sayang, kamu juga baik baik ya di rumah, aku berangkat dulu ya" balas Adi sambil mencium kening istrinya itu. setelah itu adipun berangkat dengan sepeda motornya menuju bengkel tempat dia bekerja selama ini. sang bos sangat senang karena Adi telah kembali bekerja begitupun teman-temannya. memang selama bekerja di bengkel itu Adi dikenal sangat baik dan ramah pada siapa saja dia tidak suka mencari masalah dengan siapa pun.jadi tidak heran kalau bos serta semua karyawan di bengkel itu
suka pada kepribadian Adi. Wah pengantin baru udah mulai kerja nih, hati hati nanti tangannya lecet" canda Yanto salah satu teman Adi yg memang suka becanda. Adi hanya tersenyum mendengar candaan temannya itu di ikuti gelak tawa semua yg ada Disana. pak Bondan sang bos senang sekali melihat Adi sudah kembali bekerja apalagi kini sudah jauh berubah dari beberapa bulan yg lalu saat di baru putus dari Refni, Adi seperti kehilangan semangat hidup dia yg sebelumnya cukup ceria berubah total menjadi pendiam dan banyak murung. namun kini telah kembali normal. setelah pernikahannya dengan janda yg ditinggal mati suaminya yaitu erni. tapi dari segi status Erni Memang janda tapi semua orang tak akan pernah tau kecuali mereka berdua kalau selama ini Erni masih seorang perawan yg utuh. itulah yg membuat Adi semakin sayang pada Erni. hari pertama Adi lalui dengan lancar, tepat jam 5 sore bengkel tersebut tutup seperti biasanya. setelah membersihkan diri serta mengganti pakaiannya Adi beranjak pulang dengan mengendarai sepeda motor kesayangannya. singkat cerita Adi telah sampai dirumah sambil mengucap salam Adi mengetuk pintu. sayang aku pulang..... seru Adi. iya sayang tunggu bentar ya..... sahut Erni dari dalam sambil bergegas membukakan pintu buat sang suami. setelah pintu terbuka dengan senyum yg manis Erni menyambut kedatangan suaminya itu. mereka bergandengan tangan kedalam rumah. gimana kerjaannya hari ini sayang apakah lancar?" tanya Erni. Alhamdulillah lancar koq sayang dan semua kerjaan ku hari ini kelar semuanya dengan hasil yg baik "balas Adi. syukur deh kalo gitu, sekarang kamu mau mandi atau mau makan dulu" tanya Erni lagi. aku udah mandi koq sayang tadi di bengkel sekarang tinggal ganti baju saja... aku udah ga sabar mau nyicipin masakan buatan istriku yg cantik ini" goda Adi sambil mencubit hidung mancung istrinya itu.