Hati yang terluka begitu dalam, tak mungkin bisa disembuhkan dengan mudah. Tak hanya dengan kata-kata, perbuatanmu pun seakan sia-sia. Kau tak bisa menyalahkan mereka yang menerima perasaanmu. Semua itu salahmu yang telah memberikan luka yang begitu dalam di hatinya. Kini, ia tak lagi bisa merasa, jadi semua itu adalah hal yang wajah karena kau sendiri yang telah membunuh hatinya. Tak membuatnya mempercayai cinta yang dulu disukainya. Cantika mencoba mengendalikan diri. Meski memang pria itu terlihat tulus, akan tetapi otaknya memintanya untuk waspada. Lagipula, pria itu memiliki Dahlia. Yang pasti akan membuat pria itu berada di dalam dilemma bila saja Dahlia kembali masuk ke dalam kehidupan mereka. Cantika tak lagi ingin menjadi lemah karena cinta. Perempuan itu melanjutkan jalannya dan

