BAB 211. Makan Pun Jadi Tak Tenang

1101 Kata

Edwyn berjalan cepat menuju parkiran basement kantor, dia bersyukur parkiran untuk jajaran direksi ada di depan lobi utama. Jadi dia tidak perlu khawatir berpapasan dengan Inggrid. Entahlah, ada saja isi kepalanya yang berisi pikiran buruk tentang Inggrid. Misalnya sekarang, dia merasakan cemas yang aneh. Yaitu takut tiba-tiba Inggrid mengikuti mobilnya, lalu tahu kalau dia tidak pulang ke rumah, melainkan mampir ke tempat karaoke. “Wyn!” Edwyn berhenti. Membalik badan dan melihat tiga pria berpakaian formal berjalan cepat di belakangnya. “Cepat banget jalannya dari tadi nggak kekejar. Kebelet pengen ketemu Tiara, ya?” Tawa Chan dan Ezra langsung menyambut kelakar Andra. Edwyn terkekeh, canggung. “Ah, nggak. Lagipula jam segini masih terlalu sore. Baru jam enam lewat nih, kita mau lang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN