Sagara sudah berpikir semalaman. Pagi ini dia memutuskan ke bandara mengejar penerbangan ke Bali. Beruntung ada satu tiket tersisa. Dia memberikan kesempatan pada hatinya untuk melanjutkan kembali romansanya bersama Syfo yang sempat tertunda oleh waktu. Dari jendela pesawat yang tengah melintang menembus langit di angkasa Sagara terus memikirkan, kata-kata apa yang akan dia sampaikan pada Syfo ketika mereka bertemu nanti. Sementara dia sadar kata-katanya di hari terakhir mereka bertemu sungguh telah melukai perasaan wanita itu. Rasanya maaf saja tidak cukup untuk bisa meraih hati Syfo kembali. Sambil berusaha menenangkan degup jantungnya yang terus meningkat dalam waktu beberapa menit terakhir, Sagara menilik penampilannya pagi ini. Terlalu sederhana untuk menemui wanita yang begitu diri
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


