Sejak Sagara melamar Syfo secara sederhana malam itu hubungan mereka mulai renggang. Satu persatu di antara mereka mulai menciptakan jarak hingga akhirnya benar-benar terpisah tanpa sempat berpamitan satu sama lain. Syfo membuat dirinya menjadi orang paling sibuk di Khawas Group supaya tidak mempunyai waktu untuk memikirkan Sagara. Sementara Sagara menggunakan cara berjibaku dengan waktu membenahi kondisi kafe dan kehidupannya yang telah caruk maruk pasca menyelesaikan persoalan rumit yang menimpa mendiang ibunya. Perpisahan seolah menjadi persoalan yang tidak dapat dihindari oleh Syfo dan Sagara. Namun cara mereka berpisah tidak seperti pasangan pada umumnya. Tidak ada pertengkaran hebat layaknya sepasang kekasih di luar sana lalu memilih jalan putus, tidak berselang lama mereka akan sa

