“Aku senang kamu mulai membuka diri untuk berteman dengan orang lain.” Kinara menolehkan kepalanya dan tersenyum simpul ke arah Geraldo yang sedang menikmati es krim miliknya. Secara tidak sengaja, Kinara berpapasan dengan Geraldo saat dia sedang berjalan di lorong gedung agensi. Mereka mengobrol sejenak dan merasa terganggu dengan tatapan beberapa orang yang secara terang-terangan merasa penasaran dengan percakapan mereka. Akhirnya Kinara dan Geraldo sepakat untuk melanjutkan permbicaraan di sebuah kafe yang milik kerabat Geraldo yang lokasinya tidak jauh dari gedung agensi. Geraldo mengatakan jika mereka bisa mendapatkan ruangan privat di kafe itu agar tidak diganggu oleh pengunjung lain. Kebetulan sekali, Kinara memang merasa bosan di rumah. Hari ini Dareen berangkat pagi-pagi sek

