Kinara berlari menuju ke lorong yang akan membawanya ke pintu utama gedung agensi. Setelah mendengarkan penjelasan singkat dari Alina mengenai berita tentang perceraian orang tuanya, satu-satunya hal yang terlintas di kepala Kinara adalah pulang secepat yang ia bisa. Rumahnya adalah tempat yang paling aman untuk menghindar dari orang-orang yang merasa penasaran dengan keadaan keluarganya. “Kamu akan pergi kemana, Zeline?” Kinara menolehkan kepalanya tapi ia tidak menghentikan langkahnya. Alina mengatakan jika ia memiliki beberapa pekerjaan penting untuk mengurus semua kontrak yang belum sempat ia kaji ulang. Pemberitaan tengtang perceraian orang tuanya tersebar lebih cepat dari dugaan Alina, sehingga ia masih memiliki urusan yang belum selesai. Kinara memahami jika saat ini Alina jug

