Zakiya khawatir. Jelas lah. Satu urusan belum selesai. Lalu ditambah pula dengan urusan pelik yang Zakiya yakin kalau ini hanya jebakan. Rangga tidak mungkin melakukan itu kan? Ia mengenal Rangga dengan baik. Rangga terlalu baik untuk dijadikan seorang pembunuh. Ia jadi kehilangan konsentrasinya untuk beristirahat. Namun tak ada balasan dari Lona. Lona jatuh tertidur di dalam ketidakpercayaan yang sama dengan Zakiya. Siapa yang akan percaya omong kosong semacam ini? Zakiya yakin kalau ini memang ada hubungannya dengan Abdi Negoro. Itu adalah kenyataan yang jelas tak bisa ditampik. Dan ia sama sekali tak tahu bagaimana perkembangannya sampai pagi hari, ia harap-harap cemas menunggu kabar dari Lona. Ia berangkat ke tempat penelitian dengan gelisah. Baru saja keluar dari apartemen dan hendak

