"Al.. Jangan terlalu kecapean. Ingat lusa kita akan pergi mengunjungi Daddy!" Seru Elisa. Alvian hanya menanggapi perkataan ibunya dengan mengangguk. "Al berangkat dulu Mom." Alvian sembari mencium tangan ibunya. "Hati-hati sayang!" Elisa melihat punggung putranya sampai menghilang di balik pintu. Ia hendak menelepon suaminya bahwa mereka sudah siap pergi ke Turki lusa. *** Rina masih syok mendengarnya. Ia mulai merasa bersalah karena selama ini sudah berburuk sangka kepada Alvian. "Fokus kamu sekarang merawat bayi Arya. Kita berharap semoga Mommy Elisa bisa secepatnya sembuh." Ucap Tuan Hardi. Tuan Hardi mendapat pesan dari istrinya. "Daddy harus pergi lagi sekarang." Tuan Hardi harus segera kembali ke Turki. Rina mengangguk. "Terimakasih atas kebaikan Daddy." Rina merasa sungk

