bab 30

1276 Kata

Hakim telah memutuskan mereka bercerai, ketika mediasi digelar, Nur tidak pernah datang bukan di sengaja, tapi ia sibuk dengan persiapan novel yang akan di cetaknya. Ia juga menjual rumah ibunya dan berniat untuk pindah ke Bandung. Bahkan rumah juga sudah tersedia di sana, sebagian uangnya ia simpan untuk kebutuhan yang mendesak, belum lagi Zian juga sama menghasilkan uang dari cerita yang di buatnya. "Nur!" Raka berlari mensejajarkan langkahnya dengan Nur. "Ada apa lagi?" "Mas minta maaf untuk semuanya!" Raka meraih tubuh Nur dan memeluknya dengan erat, ini adalah pelukan terakhir mereka. Mungkin. Sedang Wati dan Mayang yang melihat itu hanya diam, hanya Putri yang matanya berkaca-kaca. Ia juga akan kehilangan seseorang sama seperti kakaknya. "Aku sudah memaafkan kamu, lebih baik ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN