"Mas, bangun udah siang!" panggil Nur pada suaminya yang masih setia dengan selimutnya. "Emh, bentar lagi ya!" "Mas, ayo bangun!" Nur memegang tangan Raka dengan kuat. "Oke, oke aku bangun!" Raka bangkit sambil terus menguap dan mengucek matanya, "Eh pagi sayang!" ucapnya dengan tatapan takjub melihat penampilan istrinya yang auranya lebih terpancar. "Ini sudah siang, bukan pagi lagi. Aku udah pesan makanan, itu ada di meja makan. Aku kelaparan nungguin kamu bangun!" Raka meraih tangan Nur, menggenggamnya dengan penuh kasih sayang dan menciumnya beberapa kali. "Aku minta maaf, ya! sebentar aku mandi dulu." Ia melesat pergi ke toilet, tak berselang lama suara air gemericik mulai terdengar. Karena jenuh menunggu suaminya mandi, Nur iseng membuka ponsel milik Raka. Ada beberapa panggi

