Setelah berlatih selama beberapa bulan, Alexa sudah bisa mengendalikan katana miliknya. Tidak hanya itu, wanita itu juga terkadang akan menghilang dari rumah Akuma ,lalu kembali lagi jika kekesalannya terlampiaskan. Beberapa kali Alexa ingin kembali ke mansion milik ayahnya, tetapi Akuma selalu berhasil membuat wanita itu teralihkan perhatiannya. "Akuma," panggil Alexa. "Nani?" "Apa kau sengaja menahan aku di sini?" "Tidak," jawab Akuma singkat. "Akuma - sama," panggil Alexa lagi. "Hmm?" "Apa kau sungguh-sungguh mencintai aku?" "Kau ingin aku membuktikanya?" Alexa mengangguk dengan harapan pria itu akan memenuhi permintaannya. "Ayo, kita latihan." "Baka," ucap Alexa lirih. Alexa beranjak dari tempat tidur itu, ia memilih untuk masuk ke dalam kamar mandi dan mendinginkan kepal

