Bab 12

1034 Kata

"Aluna..." Devan menarik tangan Aluna, kemudian mendorong Aluna sehingga wanita itu berbaring. Devan langsung menindihnya. Jarak wajah mereka sangat dekat, tinggal beberapa centil lagi untuk bersentuhan. "Aku punya batas kesabaran," ujar Devan. "Lalu? Apa kau terangsang?" Aluna menggerakkan tangannya, menyentuh benda Devan yang terbalut oleh celana. Saat itu Aluna terkejut. Ia terus menatap ke bawah sana. Apa yang baru saja ia sentuh? Kenapa rasanya besar sekali? "Kenapa terkejut begitu?" Devan tersenyum miring, " Bukannya wanita suka sesuatu yang besar?" "Hah..." Aluna mendorong d**a Devan, agar pria itu menyingkir darinya, namun semua itu sia-sia, karena Devan begitu kuat. "Nampaknya kau panik, ya?" "b******n, minggir sana!" "Kenapa? Kau takut aku melakukan sesuatu kepadamu?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN