Bab 18+ Pesawat mendarat di wilayah pribadi Wilson. Begitu keluar, semua orang yang menunggu di luar langsung memberi hormat. Devan langsung tahu, bahwa mereka adalah para penjaga mansion. "Nyonya menitipkan salam. Beliau bilang, anda tidak perlu khawatir dengan mansion," ujar kepala penjaga mansion. "Aku mengerti," Devan masuk ke dalam mobil yang membawanya menuju mansion Wilson. Sesampainya di mansion, Devan bergegas menuju lantai pertama, tempat perang telah dilaksanakan. Di sana, para pelayan yang tadi ikut bertarung menyambut kedatangan Devan. Pakaian mereka yang tadinya sobek dan kotor, telah diganti. Di lantai, tidak ada noda darah, mayat, atau serpihan senjata sedikit pun. Lampu kristal yang menggantung di atas juga menghilang, hanya tersisa talinya saja. Semua telah dibereskan

