"Kraakh!" Seseorang terpental cukup jauh setelah mendapatkan satu serangan. Devan berdiri di tengah-tengah, bertelanjang d**a, dengan empat puluh orang pasukan khusus Wilson yang telah terjatuh karena serangannya. "Apa hanya segini kemampuan pasukan khusus Wilson? Aku kecewa," Devan menatap Jack yang masih berdiri tegak dengan setelan jas dan earpiece di telinganya, "Kemari, Jack." Jack yang mengerti langsung melepaskan earpiece, jas, dan dasi. Ia meletakkannya di pinggir agar tidak kotor, "Serang aku sekuat tenagamu," ujar Devan. Jack berlari kencang, tinggal 2 meter, Jack berputar, mengarahkan tendangan ke arah Devan. Tendangan itu sangat cepat, namun Devan berhasil menangkisnya dengan satu tangan. Jack tidak berhenti di sana, ia melayangkan tinju terus menerus, yang berhasil dihindar

