Dengusan kesal lana mulai terdengar saat daniel benar'benar tidak memperhatikannya selama beberapa hari ini,lana tau perkerjaan daniel begitu menumpuk,bukan hanya profesinya sebagai dosen namun juga ia mulai kembali berkecimpung didalam dunia bisnis sang papa sebagai pengelola keuangan perusahaan farmasi yang ayahnya berikan padanya. Hari'hari lana dan daniel semakin sulit hanya sekedar untuk berlibur bersamanya,apa lahi sekarang daniel mulai kembali berkemas entah kemana ia akan terbang kali ini. Baru saja daniel datang dari hongkong kini daniel mulai berkemas lagi untuk pergi kenegara lain,tanpa lana dan rendra. "Bisakah kau menemaniku pagi ini sayang...???" Daniel hanya menatap lana sekilas sebelum kembali memasukkan majunya kedalam koper,bukannya lana tidak mau membantu daniel namun

