"Maafkan aku Dam," ujar Candra pelan. "Aku mengerti," sahiut Adam. "Kau tak marah padaku?" tanya Candra lagi. "Marah? Istriku mencintaiku, dan tak mempunyai perasaan apapun padamu, jika kau punya angan yang seperti itu pada istriku, itu masalahmu," ujar Adam. Candra menghela napas. Meneguk kopinya hingga tandas. "Aku akan belajar, aku akan berusaha menikmati saat kami b******a Dam, tapi mengapa sulit, padahal ia sudah berusaha sekeras mungkin, melayaniku dengan baik tapi, aku malah tak b*******h Dam." "Kau baru saja berusaha Ndra, berusahalah terus, memang tak mudah, tapi paling tidak, kau berusaha jadi suami yang baik," ujar Adam dan ia meraih ponselnya yang tiba-tiba berbunyi. Halo, ada apa dini hari begini .... Ok, aku ada di restoran hotel, aku tunggu .... Tak lama ke

