PART 33

1295 Kata

Hari sudah sore. Arslan bersama partnernya kembali ke ruangan karena pertemuan telah berakhir. Sekilas dia melotot pada Petra yang duduk di meja kerja. Bagaimana dengan Daffa? batinnya. Arslan memilih bergegas masuk. Pintu dibuka dan sebuah pemandangan tidak terduga ia saksikan. Seorang anak kecil tengah tertidur dalam pangkuan wanita yang sangat dia rindukan akhir-akhir ini. Kepala Daffa berada di pangkuan Ellen sementara wanita itu ikut tertidur dalam posisi duduk dan menyandarkan kepalanya di sofa. Pelan, Arslan mengambil pensil warna yang digenggam keduanya dan menaruh itu di dekat lembaran gambar action figure yang sebagian sudah berwarna. "Siapa wanita ini, Ars?", tanya Kakek Daffa. Arslan masih menyisakan senyum yang sejak tadi dia sematkan. "Dia wanitaku, Tuan Ageng." Ar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN