Samuel duduk tenang di lobby kantornya sambil sesekali memeriksa ponsel. Hari ini begitu tenang karena beberapa pekerjaan sudah selesai sejak siang.Seseorang datang dan tidak ragu untuk ikut duduk disamping Samuel. "Permisi, kau bekerja disini, Tuan?", tanyanya. Samuel menoleh dan mengarahkan telunjuk ke wajahnya sendiri. "Aku? Yaa, tentu. Apa kau tidak bisa melihat seragam yang kupakai? Oh dan aku pemimpin disini.", jawabnya. Dengan bangga Samuel memperkenalkan diri, membuat lawan bicaranya sedikit memunculkan senyum heran yang ditahan. "Benarkah? Aku dengar pemimpin disini adalah perempuan. Ternyata aku salah." Samuel mengernyit penasaran. "Anda siapa? Kenapa tiba-tiba bertanya hal seperti itu?", kejar Samuel. "Oh aku lupa memperkenalkan diri. Aku pemimpin G-Group. Kau bisa mem

