"Kau tahu aku disini dari mereka?", ucap Arslan. Pembuka percakapan yang terlalu kaku. "Iya.", jawab Ellen singkat. Maksud Arslan pastilah Dave dan Anne. "Untuk apa kau kesini?" Ellen masih memandang Arslan dan seluruh tubuhnya dengan seksama. Pergerakan mata itu sangat smooth sehingga yang diperhatikan bahkan tidak sadar. "Aku pergi bersama Anne dan dia sempat bercerita bahwa kau sepanjang hari meracau meminta baju ganti." Arslan melihat ke arah tangan Ellen yang membawa satu paperbag. "Taruh saja disitu.", Arslan menunjuk meja di depan sofa tamu. Ellen bergerak menaruh paperbag disana lalu dia kembali menoleh ke arah Arslan dengan wajah tenang, tegas, dan sedikit dingin. "Aku mendengar kau akan pulang tapi aku juga mendengar dokter tidak memberi izin. Apa kau mungkin gila?" Ar

