"Udah turun belum tuh makanan lu?" ucap Seno sembari menunjuk ke arah perut Larissa. "Bentar lagi ya. Biar nggak sudu'en perutnya, No!" ucap Larissa sembari mengusap-usap perutnya. "Iya dah. Oh iya gue ke ATM depan situ dulu, Ssa. Duit cash gue habis," ucap Seno sembari berdiri dari duduknya. "Lha ini lho gue ganti duitnya, No! Lu malah nolak mulu," ucap Larissa sembari memberikan satu lembar uang pecahan seratus ribuan kepada Seno. "Nggak usah sih. Gue niatnya emang mau traktir makan lu kok. Gue ambil uang cash juga sekalian buat satu minggu, Ssa. Jadi santai aja. Mending tuh duit lu simpan buat tabungan kalau nanti ditagih sama Pandu aja lah," ucap Seno dengan meledek dan langsung berlari meninggalkan Larissa yang belum sempat menyumpah serapah kepada dirinya. "Ya tuhan! Tolong

