Kids and children were born from our womb but they would never be yours.. – Sharren Alvaro (Anak-anak terlahir dari rahim kita tapi mereka takkan pernah menjadi milikmu...) …………………………………………. Beberapa puluh tahun sebelumnya… “Hai, Sharren…” “Kenalkan, ini pacarku, Benito..” kata Chelsea sambil tersenyum manis dan memperkenalkan seorang pemuda tampan bertubuh tinggi dengan kulitnya yang berwarna coklat terang. Menurut gossip yang beredar di sekolah mereka, pemuda ini baru saja pindah dari Manila, Filipina karena kebetulan ayahnya sedang dimutasi oleh perusahaannya ke Jakarta. “Hai, Sharren. Apa kabar? Aku Benito…” kata pemuda itu sambil mengulurkan tangannya sebagai tanda perkenalan dan tersenyum ramah kepadanya. Dan, Sharren membalas uluran tangan pemuda berwajah menarik tersebut.

