Happy reading ⏳ "Kenapa tidak bisa hilang!" Anne menggosok keras lehernya, ada tanda kemerahan yang sangat jelas di sana. Setelah Jovin mencium dirinya dengan brutal, pria itu pergi begitu saja meninggalkan dirinya dengan penampilan yang sudah kacau. Rambutnya berantakkan, kemeja yang ia kenakan juga kotor karena Jovin mendorong tubuhnya terlalu kuat ke pohon. "Punggungku sakit, leherku juga terlihat jelek sekarang!... Jovin kau menyebalkan!! Seharusnya aku tidak membiarkanmu melakukan itu semua!!" teriak Anne yang saat ini di dalam kamar mandi. Dengan emosi yang coba ia tahan, Anne keluar dari sana-melangkahkan kakinya keluar penginapan dan melihat Jovin yang sedang bersenda gurau dengan para tim pak Ridan. "Lihatlah! Sekarang dia sudah bisa tersenyum lepas setelah menyiksaku!" ucap

