Chapter 7

1332 Kata

“Pertemuan pertama memberi kesan. Dan aku harap akan ada pertemuan selanjutnya yang lebih membahagiakan.” ©©© “Wow, kakak gue udah sampe?” Citra menaikan sebelah alisnya begitu kaca mata hitamnya terangkat. Gadis itu mengernyit heran dengan barang bawaan Naga yang terlihat begitu banyak. “Gak sabar lihat permainan lo, sih!” Citra tertawa pelan. “Tentu, selalu menarik, bukan?” Naga tersenyum tipis dan terdiam cukup lama sebelum akhirnya menjawab, “Yeah, lo bener.” “Kalau gitu mulai besok.” Naga mengangguk. Laki-laki itu mendorong trolinya dengan pelan, dia menikmati udara panas Jakarta yang sudah lama tidak dia rasakan. Tanah kelahirannya sudah banyak berubah, bangunan-bangunan tinggi pun semakin bertambah. Ya, dia sempat melihat pemandangan itu dari dalam pesawat. Kepalanya menggel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN