Wanita itu sangat cantik sekali saat ini. Mala mengedipkan matanya berkali-kali, sungguh dia tak bohong kecantikan wanita itu memang diakui, seperti seorang selebriti. Bukan hanya itu saja, bentuk tubuhnya yang dinilai sangat ideal, membuat Mala semakin kagum saja. Mala pastikan, pakaian yang wanita itu kenakan, pasti memiliki harga yang begitu mahal sekali. Tangan Mala disentuh seseorang, langsung saja Mala menengok ke samping, melihat Bian yang saat ini tengah menyentuh tangannya. Tatapan Bian begitu cemas, membuat Mala merasakan sebuah pikiran yang buruk. Saat itulah, Mala baru menyadari suatu hal. Siapa wanita itu? Tentu saja, dia tak akan diundang tanpa adanya alasan, pasti ada sesuatu yang ingin diucapkan oleh mereka. "Sayang, ayo duduk sini." Sarah memanggil, dia menepuk k

