Bulan Madu?

1005 Kata

"Sekarang, kalian harus menikmati waktu di pantai atau jalan-jalan di kota ini." Mala hanya mengangguk saja. Dia tak berani menentang ucapan dari ayahnya itu, bisa-bisa dirinya yang terkena amarahnya. Mala memakan nasi gorengnya dengan cepat, dia mengambil segelas air putih dan menghabiskannya. Saat ini, perutnya terasa kenyang sekali, dia merasa suasana hatinya sangat baik, ya seperti di hari-hari kemarin. "Ingat Mala, kau harus ajak suami mu ini untuk jalan-jalan." "Ya, Pah." Mala melirik ke arah Bian, pria itu tengah asik makan nasi goreng dengan sangat lambat sekali. Pria itu terlalu rapih dalam makan, hingga waktu yang dihabiskan nya sangat banyak sekali. Mala menunggu di meja makan selama beberapa menit. Dia mengambil kerupuk, dan mengemili kerupuk itu seraya menunggu Bian seles

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN