Bab 33

1012 Kata

Tanpa menunggu lebih lama Kai kembali melanjutkan aksinya. Menciumi leher Alesya dengan lembut sembari menarik keatas kaosnya yang tengah dipakai oleh Alesya. Kai menatap tubuh Alesya yang berada dibawahnya yang hanya terbalut pakaian dalam. Indah! Itulah yang dipikirkan oleh Kai. Pertama kali dia melihat tubuh kekasihnya. Kemolekan Alesya membuatnya menjadi lebih terangsang. Kai melumat bibir Alesya dan tangannya mencoba menyentuh kedua gunung kembar milik Alesya, tetapi gerakannya terhenti saat dia melihat wajah Alesya berubah dan mengeluarkan keringat dingin yang cukup banyak. "Sayang?" panggilnya pelan. "Apa kamu memaksakan diri hanya untukku?" tanyanya tetap dengan nada suara pelan dan lembut. Dia tidak ingin membuat Alesya merasa takut lebih dari ini. "Ma..maaf. Maafkan aku," lir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN