"Aku bingung, Sy," celetuk Mia tiba-tiba pada Alesya. Padahal mereka hendak tidur, tetapi Mia malah berkata demikian. Membuat Alesya penasaran. "Kenapa?" tanya Alesya. "Kak Yohan. Dia seperti tidak memiliki perasaan untukku. Dia jarang membalas pesanku, jarang mengangkat teleponku dan benar-benar mengabaikanku, Sy. Aku seperti sedang mengemis-ngemis cinta padanya. Aku terlalu lelah!" jelas Mia pada Alesya yang terlihat begitu frustasi. Mia menyukai Yohan sejak pertama kali bertemu dengannya. Jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun, Yohan seperti sebuah dinding es yang tak pernah mencair. Selalu berdiri kokoh membentengi dan terus membekukan dirinya. Tak memberi kesempatan untuk Mia masuk ke dalam hatinya, meski hanya sedikit. Mia mulai lelah mengejar Yohan yang tak kunjung memberinya

