Bab 17

1184 Kata

Sesampainya dibawah, Kai langsung menuju keruang makan dan melihat mereka bertiga sedang asik bercanda tawa sembari menyantap hidangan yang tersaji diatas meja makan. Mereka memulai makan lebih dulu tanpa menunggu kedatangannya dan Ayunda. Bahkan yang membuatnya lebih marah adalah mereka berani menyentuh makanan yang dia bawa untuk Ayunda. Seperti dapat merasakan amarah putranya, Ayunda menggapai lemah tangan putranya itu. "Ma," lirih Kai begitu pilu. Dia ingin membawa Ayunda keluar dari rumah ini tetapi mereka selalu menahannya. Tapi kali ini, Kai bisa membawa Ayunda pergi dengan kekuatannya. Sudah saatnya dia menyelamatkan ibunya dari tangan mereka. "Tidak bisakah kalian menunggu kami? Selapar itukah kalian? Papa! Biar bagaimana pun, mama adalah istri sah papa. Tidak seharusnya seoran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN