Melani sudah menyelesaikan studinya di Norwegia, tapi ia belum mau pulang ke Indonesia. Entah kenapa, alasan dia sih masih ada yang harus diurus. Aku sibuk di Jakarta, mengurus semua pekerjaan yang akan kutinggalkan kalau aku sudah hidup bersama Melani nanti. Dan, ternyata tidak semudah yang aku dan Melani sudah rencanakan. Keluargaku, Papa memang tak keberatan, tapi Mama, beliau ingin kami tetap di dekatnya, dan tentu saja, Mama ingin lebih banyak waktu dengan Dasima. Keputusanku itu membuat Mama tidak mau berbicara denganku, tapi masih tetap semangat mengurus pernikahan. "Ara!" Aku mendongkak, Papa masuk ke ruanganku. Tumben Papa ada di Jakarta. "Iya Pa?" Aku langsung berdiri, menghampiri dan memeluknya. "Sehat Nak?
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


