Suara demi suara terdengar di telinga Shi Xia saat ini. Kedua matanya masih mengantuk disana, dengan rambut yang acak-acakan dan pakaian yang sudah kusut di atas tempat tidur. Rasa memalas dari gerakan tubuh Shi Xia pun terlihat di mata Meriana saat ini. "Ya ampun, kamu gimana mau hidup sendirian di tempat kerja kalau tidur saja masih dibangunkan mami?" Tanya Meriana saat ini dengan suara yang agak kencang di dekat Shi Xia. Shi Xia pun beranjak bangun dari tidurnya saat ini. Dengan tubuh yang terpaksa dari rasa kantuknya, telapak tangannya mengecak wajah miliknya saat ini. "Ya ampun, ngantuk banget mami. Ini Shi bangun," ucapnya kembali dengan suara nada rendah dan serak. Meriana pun menyalakan lampu-lampu di ruangan rumah. Dirinya kembali ke dapur melanjutkan memasak setelah meliha

