Ucapan Meriana membuat Victor terdiam, dirinya mencoba berbicara kepada calon mertuanya tersebut. Bagaimanapun ia berniat untuk mempersunting putrinya Shi Xia. Sejam mereka berbicara perihal pernikahan. Meriana memutuskan untuk pertunangan bersama putrinya kepada Victor. "Tunangan saja dulu deh, lagipula Shi Xia masih bekerja. Biarkan dia puas dulu. Lagipula kamu kan pengusaha, bagaimanapun juga anak tante harus mandiri. Tante juga sebenarnya enggak enak sama kamu kalau harus merepotkan kamu terus." "Tante tenang saja, Shi Xia selalu baik kok sama aku. Kalau tante maunya seperti itu aku sih menurut gimana Shi Xia saja." Shi Xia pun berpura-pura membersihkan beberapa bagian dapur, baik meja atau kompor dengan lap yang bersih. Mendengar percakapan kekasihnya bersama ibunya agak membuat

