“Sayang, berhentilah banyak tanya istirahat lah nanti kau akan pendarahan lagi. Aku sangat khawatir jika itu terjadi lagi.” Ucap Bay yang berkata tegas itu. “Kau ini masih saja begitu, aku sedang sakit Bay uuhhff... menyebalkan sekali.” Ucap Yesi kepada Bay. “Aduh... kau ini selalu saja tidak mengerti bagaimana begitu aku mengkhawatirka kau sayang” Aray hanya tertawa tidak tahu harus mengatakan apa-apa lagi, melihat tingkah kedua pasangan yang sekarang saling bertengkar kecil di depannya. “Berhentilah, kalian berdua saling bertengkar! Aku tahu kalian berdua saling pengertian dan seharusnya caranya tidak begitu.” Ucap Aray kepada Bay dan Yesi. Beberapa hari kemudian Bay dan Yesi pulang setelah berhari-hari di rumah sakit yang membuat Yesi sangat trauma. “Selamat datang, maaf aku tidak

