“Kau berani membantahku seperti ini, tidak habis pikir aku kalau semua yang di lakukan itu hanya untuk mendapatkan kepuasanmu sendiri saja. Memangnya kau sudah memiliki calon yang bisa menjaminkan kehidupanmu akan berubah?” Tanya Alfa kepada Bay. “Aku akan membawa dia di hadapanmu, aku yakin jika aku menikah dengannya hidup aku akan bahagia bersama.” Bay langsung pergi dan meninggalkan diri Alfa sendiri saja. Dia mengambil ponsel untuk menghubungi Yesi, di Apartemen Yesi mereka bertemu. Saat bay melihat Yesi yang sudah lemah dan pucat dia bertanya dengan wajah ke khawatirannya, “Yesi, apa yang terjadi padamu?” “Seperti ini yang kau lihat, tidak perlu aku jelaskan lagi apa yang terjadi, sudah berminggu tidak menyakan kabarku. Kau sangat tega kepadaku.” Ucap Yesi dengan isak tangisnya.

