Drrt… drrrttt…. Ponsel keluaran terbaru di atas meja Dave berbunyi. Dave melirik nama yang tertera pada layar. The Mighty Rivaldi. Ia mengambil ponselnya dan keluar dari ruang kuliah. “Hei, kalau mau telepon jangan di jam aku mengajar. Apa kata mahasiswaku nanti?” protes Dave. “Bro, aku butuh bantuan. Kau ada waktu sore ini?” “Sore ini setelah jam kuliah yang terakhir aku bisa. Bantuan apa yang kau butuhkan memangnya?” “Sudah… ikut saja. Kita akan bertemu di PM.” “Huh… biasa. Sok misterius kau! Oke, nanti kita akan bertemu di sana.” Dave mematikan ponselnya. Ia menggelengkan kepalanya karena sahabatnya lagi-lagi bertingkah sok misterius. Dari sejak berkuliah dulu Rivaldi memang dikenal sebagai pria yang penuh kejutan. Ia bertingkah sok misterius untuk se

